Posts

Showing posts from March, 2006

Pukul dua

huh, terlalu gampang kalian jatuh tertidursementara aku termenung di siniiri mendengar tarikan napas teratur dalam nyenyak yang tak kunjung hinggap di mataku
kalian entah sudah di manamenapak tak berjejak di dunia tak terpetamungkin ingin yang tak teraih siang tadikini telah tergenggam di jemari
mata kalian terkatupbibir kadang menyungging senyum, atau menegang menampakkan kecewanyaris menangis tanpa suaraatau mengeluarkan bunyi mirip sepatah kata
aku hanya bisa rindu akan kelelapan yang serupakarena kantuk masih belum tiba meski jam telah berdentang pukul dua
aku tahu kalau berkah ketaksadaran itubelum juga kuraih dalam satu jam iniaku takkan bertenaga memenuhi janjidengan kalian esok pagiatau untuk ikut berlari di sepanjang harimenemani kalian ke sana kemari
siapa itu yang bilangagar kantuk lekas datanggerakkan ujung jari kaki berkali-kalihm, baiklah mari kucoba lagi