Postingan

Menampilkan postingan dengan label buku anak

Tiga Keunggulan Ensiklopedia "How and Why"

Gambar
Photo credit: Yoka Serial  "How and Why" set kedua akan segera hadir. Ensiklopedia untuk anak-anak ini adalah terjemahan dari serial "Was ist Was" terbitan Tessloff  Verlag Jerman. Edisi Indonesia diterbitkan oleh Penerbit Kaifa Learning yang merupakan imprint dari  grup Mizan Pustaka.  Pada set kedua , akan ada lima judul baru bertema "Energi dan Kendaraan Modern",  menyusul set pertama  "Bumi, Langit, dan  Alam Semesta", yang telah terbit pada April 2020. Sebagai bagian dari tim luar biasa yang membidani kelahiran serial ensiklopedia ini dalam versi bahasa Indonesia, saya ingin berbagi kesan-kesan saya saat mengeditnya.

Eric Carle, Si "Ulat Bulu yang Sangat Lapar"

Gambar
Eric Carle. Foto (c)Jodi Hilton Eric Carle, penulis dan ilustrator buku anak terkenal itu, wafat 23 Mei lalu pada usia 91 tahun. Saya punya kenangan khusus tentang Eric Carle. Maksud saya dengan buku-bukunya, tentu saja. The Very Hungy Caterpillar karya Eric Carle adalah salah satu buku yang paling sering saya pinjam di perpustakaan daerah Koganei untuk anak sulung saya waktu dia masih kecil, sekitar tahun 2000-an.  Bagi anak usia tiga tahun, buku itu memberi keasyikan yang lengkap. Membacakannya tak kalah seru dengan kegiatan bermain. Alur ceritanya sederhana dan mudah diikuti, dekat dengan lingkup pengalaman keseharian dan kosakata anak  yang baru berkembang. Teksnya singkat dan mudah ditebak karena banyak pengulangan kata yang sama. Repetisi dan rima adalah hal penting dalam buku anak.

"Wild Symphony": Cerita Bergambar dan Bermusik dari Dan Brown

Gambar
  Setelah rangkaian novel penuh teka-teki dan ketegangan yang menampilkan tokoh Robert Langdon, Dan Brown menulis buku cerita bergambar untuk anak. Ketika pertama kali mengetahui berita ini, buat saya itu mengejutkan. Sebagai pembaca setia novel-novel Dan Brown yang juga terlibat di balik layar dalam penerbitan edisi Indonesia buku-bukunya, tidak berlebihan jika saya berharap buku berikutnya dari pengarang ini tidak jauh berbeda dengan genre yang sudah melekat dengan namanya. Tapi barangkali harapan itu karena saya kurang mengenal latar belakang penulisnya.

9 Tips Membaca Bersama Anak

Gambar
Kegiatan membaca di sekolah samin, Odesa, Cimenyan. 29 Mei 2018 Banyak orangtua mengeluhkan susahnya membuat anak mereka gemar membaca, terutama p ada anak yang sudah memasuki usia sekolah. Memang, saat terbaik untuk memulai menumbuhkan kebiasaan membaca adalah sejak bayi. Tapi tak ada kata terlambat. Ketika ketersediaan buku bacaan bukan lagi masalah, yang perlu diupayakan orangtua adalah menciptakan suasana yang menyenangkan dan mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca di ruma. Cobakan rangkaian tips berikut, terutama untuk anak yang sudah memasuki usia sekolah: 1. Gabungkan berbagai aktivitas dengan buku   Setiap anak punya kesenangan dan hobi berbeda. Mungkin dia suka olahraga, anime, gim, bersepeda, menggambar. Semangati anak untuk membaca buku tentang aktivitas kegemaran mereka, tokoh kartun kesukaan, atlet olahraga pujaan mereka. Menjelang tidur atau saat-saat santai ajak mereka bicara tentang apa yang sudah mereka baca hari ini.  2. Berkunjung ke perpustakaan   Jadilah anggota per

Memilih Buku untuk Batita

Gambar
Setiap anak berkembang dengan kecepatan berbeda-beda. Tapi semua teori psikologi perkembangan sepakat bahwa usia 1-3 tahun adalah masa keemasan pertumbuhan anak. Periode ini adalah masa ketika anak bertumbuh sangat cepat.   Begitu banyak pembelajaran dan perkembangan yang terjadi dalam tiga tahun pertama, sehingga ini merupakan kesempatan terbaik bagi orang tua untuk memberikan stimulus bagi si kecil. Memperkenalkan buku yang tepat adalah salah satu cara pemberian stimulus positif bagi tumbuh-kembang bayi. Ada kriteria khusus bagi buku yang tepat untuk digunakan pada bayi usia 1-3 tahun dari segi konten, bahasa, dan desain: -Konten: Buku dengan gambar yang besar atau berwarna cerah, ilustrasi yang jelas dengan latar belakang kontras. Buku yang memiliki gambar yang sederhana, satu gambar per halaman. Buku dengan gambar sederhana tentang benda dan aktivitas yang biasa dikenali. - Bahasa: Bayi suka melihat buku tanpa teks, atau hanya dengan satu kata mendampingi satu gambar besar.

Internet vs Ensiklopedia: Mengapa Howy Lebih Unggul

Gambar
Ardi seorang siswa kelas lima sekolah dasar mendapatkan tugas mata pelajaran sains yang memintanya untuk menulis tentang fotosintesis. Ardi mencari referensi di internet. Dia melakukan pencarian di mesin pencari Google dengan kata kunci “fotosintesis”. Dalam waktu kurang dari satu detik, browser menampilkan jutaan laman website yang mengandung kata yang dicarinya. Ardi membuka tautan-tautan hasil pencarian yang ditampilkan. Dia menghabiskan banyak waktu untuk membuka laman demi laman untuk memilih informasi yang dibutuhkan. Beberapa kali perhatiannya teralihkan pada iklan dan video yang tampil pada laman-laman website yang terbuka. Tak terasa dia telah menghabiskan hampir satu jam menjelajah internet. Dia kehilangan fokus dan merasa kelelahan. Waktu berlalu dan   Ardi belum menyelesaikan tugas sekolahnya.   Mencari informasi di internet bagi anak usia sekolah masih merupakan pengalaman yang tidak selalu efisien. Masuk ke dalam internet dengan membawa satu pertanyaan seperti masuk