Ludwigstrasse senjakala


Lorong itu akan mengantarkanmu ke tempat dulu kita bertemu
menikmat kebab hangat di kios ujung jalan 
di depan stasiun yang tak pernah sepi.
Sang pelayan lupa menyuguhkan yang kau pesan,
secangkir teh susu tanpa gula.
Tapi dingin dua derajat membuat santapan sederhana itu luar biasa nikmat.
Merpati hinggap tepat di atas tiang rambu jalan di depanmu,
sore menjelang malam.



Tikungan jalan dekat Hotel Hoechst

Comments

Artikel Baru

Nengsih: Kisah Lara dari Cimenyan

Jangan Berani Menerjemahkan, Kecuali..

Momen Serendipitas