Paling Benar atau Paling Cepat Berubah?


Tak terlalu penting untuk menjadi benar, lebih penting menjadi orang yang paling segera berubah. Kalimat ini terlintas di benak saya saat melihat perilaku pengguna jalan.

Berpapasan di jalan sempit, berselisihan nyaris menyerempet. Kedua kendaraan terpaksa berhenti, Mungkin yang satu salah karena mengambil jalan sisi kanan, mungkin juga yang lainnya salah karena mengemudi terlalu cepat. Salah satu harus mengalah. Tak ada yang bisa menang, kecuali dengan sedikit cedera dan goresan.


Dalam keadaan ketika kedua pihak sama-sama merasa benar, tak terlalu penting menjadi orang yang lebih benar. Lebih penting menjadi orang yang paling segera berubah. Adu ego hanya akan memperburuk situasi.

Jadi, ambil tindakan, tak usah menunggu. Buat perubahan. Kelegaan akan dirasakan semua pihak. Bukankah itu juga berlaku dalam hal-hal lain yang kita temui sehari-hari..

Comments

Artikel Baru

Nengsih: Kisah Lara dari Cimenyan

Jangan Berani Menerjemahkan, Kecuali..

Momen Serendipitas