Telur salmon

Jamuan siang itu adalah tiga tumpukan bola-bola telur salmon
Di atas gumpalan nasi berbalut selendang oranye tipis
Disusun cermat dalam tiga lingkaran bersinggungan
berhias parutan lobak putih dan irisan lemon

Kau tahu, bola-bola oranye pucat itu
tentu telah menempuh sekian kilometer dengan kecepatan tinggi
untuk tiba di sini dengan kesegaran yang menyentak lidah
Seperti letupan kembang api di udara basah,
tajam lembut lumer mengembangkan senyuman
menumpas rasa tak puas

Kuingin kau mengenang siang ini
Dua tiga puluh tahun lagi
tetap membuatmu tersenyum
Seperti masih hari ini


Comments

Artikel Baru

Jangan Berani Menerjemahkan, Kecuali..

Kafka di Tengah Hujan Badai

Momen Serendipitas