Dua yang tiada berhingga

Delapan orang di dalam ruangan ini. Duduk bersama membicarakan angka-angka, meminyaki mesin yang sekrupnya manusia-manusia.

Kata-kata dilemparkan ke tengah meja. Agenda rabun tak terbaca. Masing-masing membawa berita, tentang kekonyolan kita yang memang tiada berhingga. Bukankah kita senantiasa suka menertawakannya.

Untung di pojok ada sebuah jendela. Sepetak angkasa tergambar di sana.
Ya, hanya langit yang bisa terlihat dari jendela di lantai tiga puluh tiga. Juga jejak asap pesawat udara.

Kala jemu mulai menyala, kulempar tatap ke ujung nirwana. Menemukan sebuah lagi yang kata Einstein tiada berhingga. Hamparan luas alam semesta.


** I only know two things that are infinite: the universe and human stupidity.
--Albert Einstein

Comments

Popular posts from this blog

Atonement (Novel)

Bincang Buku-buku Karen Armstrong

The Bone Collector (1999)